Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Merencanakan Keluarga, Menata Masa Depan: Panduan KB dalam Perspektif Syariat dan Medis
    • Menjaga Api Asmara Tetap Menyala: Tips Romantis dan Seksual untuk Pernikahan Jangka Panjang
    • Checklist Persiapan Mental dan Spiritual 3 Bulan Menjelang Akad Nikah
    • Menghadapi Lingkungan ‘Toxic’: Cara Pasutri Menjaga Kesehatan Mental dari Omongan Orang
    • Kesehatan Reproduksi Pria Sering Terlupakan, Ini yang Wajib Diketahui Para Calon Suami
    • Saat Iman Pasangan Sedang Turun: Cara Mengingatkan dan Mendukung, Bukan Menghakimi
    • Jerat Utang dalam Rumah Tangga: Cara Mengelola dan Melunasinya Bersama Pasangan
    • Saat Anak Tantrum atau Membantah: Merespons dengan Sabar dan Ilmu, Bukan dengan Amarah
    Facebook X (Twitter) LinkedIn Pinterest RSS
    Halalkan dia dengan Bismillah
    Leaderboard Ad
    • Home
    • Blog
    • Wedding
    • Download
    • About
    Halalkan dia dengan Bismillah
    Home»Blog»Sudah Menikah Namun Belum Juga KAYA
    Blog

    Sudah Menikah Namun Belum Juga KAYA

    Abu Azzam Al-BanjaryAbu Azzam Al-Banjary23 September 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Katanya dengan menikah Allah akan beri kekayaan dan kecukupan. Namun kenapa ada yang menikah tetapi tidak demikian?

    Allah Ta’ala berfirman,

    وَأَنكِحُوا اْلأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

    “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nuur: 32).

    Dari ayat di atas, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,

    اِلْتَمِسُوْا الغِنَى فِي النِّكَاحِ

    “Carilah kaya (hidup berkecukupan) dengan menikah.” Umar bin Al-Khattab juga mengatakan semisal itu. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 5:533)

    Disebutkan pula dalam hadits bahwa Allah akan senantiasa menolong orang yang ingin menjaga kesucian dirinya lewat menikah. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang tiga golongan yang pasti mendapat pertolongan Allah. Di antaranya,

    وَالنَّاكِحُ الَّذِي يُرِيدُ الْعَفَافَ

    “… seorang yang menikah karena ingin menjaga kesuciannya.” (HR. An-Nasa’i, no. 3220, Tirmidzi, no. 1655. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan.).

    Ahmad bin Syu’aib Al-Khurasani An-Nasai membawakan hadits tersebut dalam Bab “Pertolongan Allah bagi orang yang nikah yang ingin menjaga kesucian dirinya”.

    Sekarang, ada yang sudah menikah namun belum diberi kecukupan atau kekayaan? Kenapa bisa demikian?

    Ada beberapa alasan disebutkan oleh para ulama sebagaimana diutarakan oleh Syaikh Musthafa Al-‘Adawi.

    Pertama: Kecukupan itu tergantung kehendak Allah (masyiah Allah). Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

    وَإِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةً فَسَوْفَ يُغْنِيكُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ إِنْ شَاءَ

    “Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki.” (QS. At-Taubah: 28)

    فَيَكْشِفُ مَا تَدْعُونَ إِلَيْهِ إِنْ شَاءَ

    “Maka Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kamu berdoa kepadaNya, jika Dia menghendaki.” (QS. Al-An’am: 41)

    Kedua: Umumnya, orang yang menikah akan diberi kecukupan rezeki oleh Allah.

    Ketiga: Jika yang menikah tadi dengan menikahnya ingin menjaga kesucian diri, itulah yang membuat Allah beri kecukupan (sebagaimana janji dalam hadts yang disebutkan di atas).

    Keempat: Kecukupan itu diperoleh bagi yang bertakwa pada Allah dan mencari sebab yang syar’i untuk mendapatkan rezeki.

    Kelima: Yang dimaksud ghina (cukup atau kaya) di sini adalah kaya hati atau hati yang selalu merasa cukup (alias: qana’ah).

    Keenam: Yang dimaksud adalah Allah beri kecukupan dengan karunia-Nya dengan yang halal sehingga ia terjaga dari zina.

    Ketujuh: Kekayaan itu diperoleh karena jatah rezeki untuk suami bergabung dengan rezeki istri.

    Demikian, semoga Allah beri kecukupan dan kekayaan setelah menikah. Wallahu waliyyut taufiq.

    Referensi:

    At-Tashiil li Ta’wil At-Tanzil – Tafsir Surat An-Nuur. Cetakan kedua, Tahun 1423 H. Syaikh Musthafa bin Al-‘Adawi. Penerbit Maktabah Makkah. Hlm. 232-233.

    Sunan An-Nasa’i. Cetakan Tahun 1430 H. Abu ‘Abdirrahman Ahmad bin Syu’aib Ibnu ‘Ali bin Sinan An-Nasa’i. Penerbit Darus Salam.

    Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim. Cetakan pertama, Tahun 1431 H. Ibnu Katsir. Penerbit Dar Ibnul Jauzi.

    —-


    Sumber: https://rumaysho.com/16478-sudah-menikah-namun-belum-juga-kaya.html

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleYang Kau Perlakukan adalah Gelas Kaca dan Tulang Rusuk yang Bengkok
    Next Article Hukum Bertunangan Sebelum Menikah (Bagian 1)
    Avatar photo
    Abu Azzam Al-Banjary
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Pinterest
    • Instagram
    • LinkedIn

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

    Related Posts

    Rasa Cemburu yang Langka di Zaman Ini

    Wanita Dunia Penghuni Surga Lebih Cantik dari Bidadari Surga

    Suami Dayyuts (Tidak Punya Cemburu) yang Rugi Dunia-akhirat

    Leave A Reply

    • Popular
    • Recent
    1 December 2020

    Nasehat Bagi yang Sulit Jodoh (Bag. 2)

    22 October 2020

    Hukum Bertunangan Sebelum Menikah (Bagian 1)

    24 October 2020

    Hukum Bertunangan Sebelum Menikah (Bagian 2)

    14 December 2023

    Merencanakan Keluarga, Menata Masa Depan: Panduan KB dalam Perspektif Syariat dan Medis

    24 June 2020

    Mahar Nikah yang Paling Bagus

    14 December 2023

    Merencanakan Keluarga, Menata Masa Depan: Panduan KB dalam Perspektif Syariat dan Medis

    13 June 2023

    Menjaga Api Asmara Tetap Menyala: Tips Romantis dan Seksual untuk Pernikahan Jangka Panjang

    13 May 2023

    Checklist Persiapan Mental dan Spiritual 3 Bulan Menjelang Akad Nikah

    15 April 2023

    Menghadapi Lingkungan ‘Toxic’: Cara Pasutri Menjaga Kesehatan Mental dari Omongan Orang

    13 April 2023

    Kesehatan Reproduksi Pria Sering Terlupakan, Ini yang Wajib Diketahui Para Calon Suami

    Latest Galleries
    About
    About

    Neque porro quisquam est qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur. Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

    We're social, connect with us:

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Categories
    • Blog (11)
    • Finansial (5)
    • Fiqh (8)
    • Interaksi (5)
    • Kesehatan (5)
    • Manajemen (5)
    • Parenting (6)
    • Pasutri (6)
    • Pengembangan Diri (5)
    • Pranikah (9)
    • Psikologi (5)
    Copyright © 2026 Halalkan | Created by Amr Abdul Jabbar.
    • Home
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.